Thursday, 7 February 2019

Mengatasi Mual Saat Hamil Muda dengan Permen Jahe

Mual adalah hal yang lumrah dan kerap dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. hal ini, tentu mengakibatkan rasa yang tidak nyaman dalam menjalani hari-hari. terlebih bagi seorang wanita karir yang memiliki jadwal rutinitas yang padat. namun, ada kalanya justru ibu rumah tangga biasa justru mengalami mual yang berlebih. sebab, terlalu merasakan mual tanpa teralihkan kegiatan khusus. sementara wanita dengan banyak kesibukan, akan mudah mengalihkan rasa ketidaknyamanan dengan pekerjaannya.
Rasa mual yang kerap kali hadir sungguh sangat menyebalkan meskipun kehamilan layaknya adalah sesuatu hal yang indah untuk dinikmati. oleh sebab itu, seorang ibu hamil harus cerdas mensiasati rasa mual.caranya sederhana saja. cukup selalu sediakan permen jahe dimanapun berada.
Pengalaman dari penulis sendiri dapat meringankan rasa mual dengan mengkonsumsi permen jahe. ingat ya, hanya meringankan karena notabene rasa mual saat trimester pertama tidak bisa disembuhkan meskipun minum obat sekalipun. baik obat dari bidan, dokter kandungan ataupun apotik. semua sifatnya hanya meringankan saja karena mual itu sendiri karena hormon kehamilan.
saat rasa mual muncul, segeralah konsumsi permen jahe yang bisa dibeli di toko-toko kue atau cemilan atau kadang juga penjual makanan, buah-buahan juga menjualnya. Pengalaman dari penulis sih biasanya permen jahe malah sulit ditemukan di minimarket. apalagi permen model jadul jaman 90’an. tapi kalau di toko snack biasanya masih menyediakan kok.
Dengan mengkonsumsi permen jahe setidaknya rasa mual tidak akan separah biasanya dan dapat sedikit menyamankan saat menjalankan aktivitas baik di rumah maupun di kantor atau ditempat kerja. Ini hasil dari pengalaman penulis yang mencoba mengatasi rasa mual dengan berbagai cara namun tak kunjung sembuh juga. Ternyata, setelah menemukan solusi dengan mengkonsumsi permen jahe, rasa mual dapat teratasi meski tidak seutuhnya sembuh.

Konsumsi Pisang Saat Hamil

Berawal dari mual saat trimester pertama. Makan apapun selalu mual dan muntah. Aku mendapatkan rekomendasi dari bidan tempat aku memeriksakan kandungan untuk mencoba mengkonsumsi buah pisang agar tetap menjaga stamina.
Janin dalam kandungan jangan sampai kekurangan nutrisi. Akh mencoba mengkonsumsi pisang hingga kini jatuh cinta sama buah pisang. Padahal, dulu waktu masih gadis, aku tidak terlalu suka pisang. Namun, semenjak hamil hingga sekarang jadi sangat menyukai buah yang murah meriah itu.
Buah pisang juga tentu kaya manfaat lho.Ada serat dan vitaminnya. Yang pasti kalau untuk mengganjal perut mengganti nasi karena kalau hamil muda biasanya muntah kalau makan nasi. Pisang jadi pilihan utamanya. Hal penting utamanya adalah karena pisang mengandung asam folat. Jadi mampu membantu perkembangan otak si janin. Selain itu, pisang juga bisa untuk mengatasi kadar hemoglobin yang rendah bagi ibu hamil.
Biasanya, bidan akan meminta ibu hamil untuk memeriksakan kadar hemoglobin (cek hb). Fungsinya adalah untuk memantau kesehatan ibu dan janin tentunya. Kalau sampai kadar hemoglobinnya rendah, ibu bisa pendarahan hebat saat melahirkan nanti.
Itulah mengapa ibu hamil perlu mengonsumsi buah pisang dan aku jadi suka sekali buah pisang. Selain rasanya enak (baik dimakan langsung atau diolah menjadi makanan tertentu) manfaatnya luar biasa terutama bagi ibu hamil.

Perjuangan Menyusui dengan Mastitis

Aku pikir, setelah melahirkan itu langsung bisa menyusui bayi secara normal seperti pada,kebanyakan orang. Nyatanya tidak!
Air susuku tidak langsung keluar. Payudaraku masih terasa biasa saja, malah putingnya seperti agak pecah. Pada hari keempat barulah payudaraku seperti ada isinya. Rasanya keras dan agak sakit. Itupun tidak bisa langsung disusukan karena puting belum bisa mengeluarkan asi (mungkin ada semacam sumbatan pada kelenjar asi). Kesalahannya adalah aku tidak segera mengompresnya dengan air hangat. Maklum saja kala itu aku masih awam. Rasa sakit karena bengkak makin bertambah parah sampai suatu ketika aku hampir frustasi.
Aku sudah minum pelancar asi yang dibeli dari apotik, makan sayur-sayuran yang banyak seperti daun katuk. Makan kacang tanah goreng sampai marning. Aku juga coba memompa asi agar keluar dengan lancar. Nyatanya, malah membuat putingku pecah dan terasa sakit luar biasa setiap kali menyusui. Bayi jadi sering menangis tiap malam.
Pernah suatu ketika, putingku sampai berdarah. Ini tidak bisa dibiarkan. Aku minta dibelikan obat ke apotik untuk mengatasi putingku yang pecah. dari apotik mendapat semacam obat tetes sariawan (G_M). Menurut sang apoteker, itu obat yang paling aman kalau sampai terhisap oleh bayi.
Sudah kuolesi, tapi tak kunjung sembuh juga. Bagaimana mau sembuh kalau sering dihisap bayi setiap beberapa menit sekali.
Dua minggu dari setelah melahirkan, aku minta antar suamiku untum pergi ke dokter paling ternama didaerahku tinggal untum memeriksaan keadaan payudaraku yang kian meradang dan menyiksa diriku. Dari sana, aku mendapatkan obat berupa antibiotik dan asmef (sama persis dengan saran temanku yg seorang bidan) ditambah satu obat oles untum puting dan ternyata sama seperti yang dibeli di apotik. Aku jadi putus harapan untuk kesembuhanku dengan obat-obat itu.
Memang setiap habis minum obat, jadi tidak terlalu sakit saat menyusui. Aku jadi ketergantungan obat. kalau tidak asmef ya acetaminophen selalu sedia di rumah untuk ku konsumsi saat payudara kambuh dan bengkak. Sialnya, kalau payudara kiri sembuh, giliran kanan yang bengkak. Begitu seterusnya hingga bayiku hampir dua bulan.
Aku tidak percaya lagi dengan omongan orang dahulu (katanya lidah bayi memang kasar dan awal-awal menyusui menjadi sakit. nanti lama-lama sembuh sendiri kalau sudah sebulanan). Faktanya, tidak kunjung sembuh. Ada yang bilang salah posisi menyusui. Bisa saja itu terjadi. tapi aku selalu menyusui seperti yang dicontohkan. Ada yang bilang setiap hendak menyusui, diolesi dulu madu. Aku sudah melakukannya dan tak sembuh juga. Bidan juga menyarankan untuk mengolesi puting dengan asi. Aku turuti saran itu tapi tetap masih nyeri saat menyusui.
Suatu ketika, aku demam tinggi. Badan menggigil, payudara bengkak, puting pecah dan sungguh nyeri luar biasa bertambah kepala pusing. Gejala itu timbul tiap jam tiga sore hingga malam. Pagi dan siang tidak demam. Aku mencoba tahan rasa itu hingga tiga hari berturut-turut. Aku menyerah kalah pada rasa sakit. Aku kembali diantar ke bidan andalan biasa aku kontrol kehamilan. Setelah diperiksa, aku divonis terkena mastitis.
Lagi dan lagi aku mendapatkan obat yang sama juga obat oles yang mereknya sama persis. Untuk obat oles, aku menolaknya. Aku katakan bahwa sudah punya dua botol dan tak sembuh-sembuh juga.
Aku mencoba ikhlas dengan rasa sakit yang ada demi buah hati. Memang rasa sakit tak bisa semvub sempurna, tapi kini puting berangsur membaik dengan sendirinya sampai usia bayiku enam bulan kutuntaskan dalam pemberian adi eksklusif dengan penuh perjuangan.
Aku cukupkah mengonsumsi obat-obatan yang hanya bisa mengurangi rasa sakit untuk sementara saja. Aku takut berdampak buruk pada bayiku. Kini, terkadang masih sering kambuh tapi tak separah yang dulu. Semoga cepat sembuh dengan sendirinya.

Resep Membuat Soto dijamin Enak dan Mudah Pembuatannya

Ini adalah resep yang sering saya gunakan sendiri. Menurut keluargaku sih sotonya enak dan segar. Jadi pengen bikin terus rasanya. Apalagi buatnya mudah banget, nggak ribet dan tidak makan waktu yang lama.
Baiklah, ide ini muncul setelah melihat kulkas yang isinya bahan untuk sop-sopan atau beningan dan di freezer ada ayam yang cuma tinggal setengah kilo. Jadi, saya putuskan untuk membuat soto saja
Bahan yang perlu disiapkan antara lain:
  • Ayam 1/2 kilo
  • Mie jagung 2 bungkus
  • Kol/kubis secukupnya
  • Touge alias cambah
  • Seledri
  • Daun Bawang 
  • Minyak goreng
  • Kecap manis
Bumbu untuk merebus ayam:
  • Kunyit satu ruas jari
  • Jahe satu ruas jari
  • Lengkuas (geprek)
  • Satu batang serai (geprek)
  • Garam 2sdt
Bumbu dan bahan untuk membuat kuah soto:
  • Kunyit (1 ruas jari)
  • Jahe (1 ruas jari)
  • Merica 20 butir
  • Ketumbar (2 sdt)
  • Kemiri (3 butir)
  • Biji Pala (1/4 butir)
  • Bawang putih (5 siung ukuran agak besar)
  • Bawang merah 10 butir (5 butir kecil diulek halus & 5 butir diiris halus.
  • Lengkuas
  • Dua batang serai
  • 5 lembar daun salam
  • Garam
  • Gula putih
  • Penyedap rasa/Kaldu bubuk
Bahan pelengkap:
  • Bawang merah goreng untuk taburan
  • Jeruk
  • Kerupuk
Bahan untuk membuat sambel:
  • Cabe rawit
  • bawang putih
  • gula putih
  • garam
Langkah-langkah dalam pembuatan:
  1. Cuci bersih ayam dan dipotong sesuai selera
  2. Haluskan kunyit dan jahe lalu geprek lengkuas dan juga batang serai, Kemudian masukan ke dalam wajan
  3. Masukkan juga ayam tadi ke dalam wajan yang sama.
  4. Beri air secukupnya sampai ayam terendam dan jangan lupa beri garam.
  5. Hidupkan api kompor, rebus ayam sampai empuk. (Tutup wajan agar ayam menjadi cepat empuk).
  6. Sambil menunggu ayamnya matang, kita haluskan bumbu untuk membuat kuah soto (kunyit, jahe, pala, merica, ketumbar, kemiri, bawang putih dan bawang merah) Kemudian iris juga bawang merah.
  7. Didihkan air secukupnya saja untuk menyeduh mie jagung kira-kira dua gelas air. Kalau sudah mendidih, masukkan mie dan matikan api. biarkan terendam kurang lebih dua menit kemudian tiriskan.
  8. Periksa ayam yang direbus tadi apakah sudah matang atau belum. Caranya dengan menusukkan sendok garpu pada ayam. Kalau sudah matang, angkat ayam dan sisihkan air rebusannya karena menjadi kuah kaldu ayam.
  9. Panaskan minyak dalam wajan untuk menggoreng ayam. Jika sudah panas, goreng ayam sampai kecoklatan, angkat dan tiriskan.
  10. Panaskan minyak lagi untuk menggoreng bumbu.
  11. Masukkan irisan bawang merah sampai layu, setelah itu, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan sampai matang. Masukkan lengkuas dan batang serai yang sudah digeprek, lalu daun salam.
  12. Beri air kira-kira 6 mangkuk soto dan juga masukkan air rebusan ayam tadi dan beri irisan daun bawang. Tunggu sampai mendidih.
  13. Masukkan garam sekitar 3sdt, msg/bumbu penyedap rasa2sdt, kaldu bubuk satu bungkus, gula putih 2sdt.
  14. Aduk sebentar dan cicipi rasanya. Jika sudah pas, matikan api.
  15. Sekarang membuat sambal, caranya goreng cabai dan juga bawang putih. Jika sudang matang, angkat dan haluskan. Beri sepucuk sendok teh garam dan gula. Taruh ke dalam mangkuk sambal, beri sedikit kuah soto, aduk sebentar dan siap dihidangkan.
  16. Kemudian siapkan kubis dan touge juga suwiran ayam serta irisan seledri.
  17. Selesai. & Saatnya penyajian.
Ambil mangkuk soto. Beri mie, kol/kubis, touge, suwiran ayam, dan seledri. Siram dengan kuah soto yang telah dipanaskan. Beri sambal, kecap dan kerupuk. Hmmm,,, saatnya menikmati bersama keluarga tercinta.
Sebagai tambahan, kalau mau terasa lengkap dan punya bahannya untuk opsional saja, kita bisa menambahkan bawang goreng, perasan jeruk nipis, telur rebus iris separuh, ati ampela dan perkedel kentang, juga kacang tanah goreng serta kerupuk dan emping melinjo. Wallaaaa… Nikmat luar biasa.
Bisa pakai nasi atau lontong, bisa juga ketupat biar makin kenyang. heheheee
Selamat Mencoba yaa…

Resep Pecel Uleg Rumahan

Berawal dari keseharian yang selalu makan sayuran hijau, muncul ide untuk membuat pecel sendiri di rumah. Sungguh mudah pembuatannya, jangan berpikir ribet yaa…
Bahan yang perlu disiapkan antara lain:
  • Kencur
  • Bawang putih
  • Daun jeruk
  • Garam
  • Kacang tanah
  • Gula merah
  • Air asam jawa
  • Kulupan (Opsional sesuai selera: ada daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, pepaya muda, kol, kecambah, bayam, dll)
  • Timun
  • Kerupuk
  • Lontong (Kalau suka).
Langkah-langkah persiapan:
  1. Goreng kacang tanah sekitar 1/4 kilo gram
  2. Rebus aneka sayuran
  3. Goreng kerupuk
  4. Cuci bersih kencur dan cabai
  5. Beri air pada asam jawa
Bila sudah sudah semua dipersiapkan, tinggal kita uleg-uleg seperti di warung pecel. Caranya:
  1. Letakkan 3 butir kencur ukuran sedang ke dalam cobek, 3 buah cabai rawit segar, 1/2 siung bawang putih ukuran kecil, sedikit sobekan daun jeruk, beri garam satu pucuk sendok teh, dan uleg sampai lembut
  2. Masukkan kacang tanah yang sudah digoreng tadi sekitar 3 sendok makan dan uleg lagi sampai halus
  3. Beri gula merah sekitar 1/4 glondong, uleg lagi.
  4. Beri air asam jawa secukupnya.
  5. Masukkan aneka sayuran yang sudah direbus, aduk rata.
  6. Siap dihidangkan di piring. Beri cacahan timun dan remasan kerupuk.
Selamat menikmati..
Mudah bukan?

Resep Sayur Kates alias pepaya

Orang jawa menyebut pepaya adalah kates. Kini, saatnya membuat sayur yang bahannya hasil dari memetik di kebun belakang rumah. Sudah pasti ekonomis.
Bahan:
  • Pepaya yang sudah tua tapi belum matang ya.. 1 buah saja ukuran sedang
  • Teri rebus 1/2 ons
  • Minyak untuk menumis
Bumbu-bumbu:
  • Kunyit 1/2 ruas jari
  • Jahe 1/2 ruas jari
  • Merica 1 sdt
  • Ketumbar 1 1/2 sdt
  • Cabai rawit sesuai selera
  • Bawang putih 2 siung
  • Bawang merah 3 siung
  • Garam secukupnya
  • Gula putih 1 sdt
  • Penyedap rasa
Langkah-langkah:
  1. Kupas pepaya dan buang bijinya
  2. Cacah pepaya atau bisa diiris kecil memanjang, bisa juga dengan alat peretan khusus untuk pepaya agar lebih cepat
  3. Jika sudah selesai, beri garam kasar 1 sendok makan dan remas-remas pepaya sampai keluar cairan seperti getah.
  4. Cuci sampai bersih buah pepaya yang sudah diremas tadi dan tiriskan
  5. Cuci teri dan tiriskan juga
  6. Haluskan bumbu (kunyit, jahe, merica, ketumbar, cabai, bawang putih dan bawang merah
  7. Panaskan minyak, goreng teri sampai matang dan angkat
  8. Kemudian goreng bumbu yang sudah dihaluskan
  9. Masukkan pepaya, aduk-aduk dan beri sedikit air.
  10. Beri garam, gula dan penyedap rasa. aduk kembali dan tutup wajan sampai hampir empuk pepayanya.
  11. Masukkan teri yang sudah digoreng, aduk sampai matang dan angkat.
  12. Sayur kates siap dihidangkan

Resep Semur Jengkol lezat

Ini juga adalah resep dari pengalaman saya saat membuat semur jengkol.
Bahan yang perlu disiapkan adalah Jengkol siap olah sekitar 20 biji, geprek agar nanti bumbunya meresap dan juga minyak untuk menumis bumbu.
Bumbu-bumbu yang dihaluskan:
  • Kunyit 1/2 ruas jari
  • Jahe 1/2 ruas jari
  • Merica 1 sdt
  • Kemiri 1 butir
  • Pala 1/4 butir
  • Bawang merah 4 siung
  • Bawang putih 3 siung
  • Cabai (sesuai selera tingkat kepedasan)
Bumbu-bumbu lainnya:
  • Daun jeruk 2 lembar
  • Lengkuas, geprek
  • Kayu manis, 2 cm
  • Kecap manis 1 1/2 sdm
  • Garam
  • Penyedap rasa
Langkah-langkah:
  1. Cuci bersih jengkol siap olah lalu geprek
  2. Haluskan bumbu-bumbu
  3. Panaskan minyak dan goreng bumbu
  4. Masukan daun jeruk yang sudah dirobek-robek (agar aromanya semakin kuat), lengkuas dan juga kayu manis
  5. Tumis bumbu sampai harum
  6. Masukan jengkol dan aduk kembali.
  7. Beri garam dan penyedap rasa lalu aduk dan jangan lupa kecilkan api
  8. Tuangkan kecap manis kemudian aduk sampai bumbu meresap sempurna
  9. Semur jengkol siap dinikmati